Tuesday, June 16, 2015

Definisi Sukses Sejati

Oleh : Ust. Syarif Baraja

Definisi hidup sukses menurut Allah = sukses hidup adalah sukses yang membawa kita ke sukses akhirat. Cara memandang sukses adalah mengikuti cara memandang kehidupan. Allah telah memberikan kepada kita cara pandang kehidupan yang benar, yaitu memandang kehidupan tidak hanya di dunia saja. Karena memandang dunia dengan pandangan sempit juga membuat kita salah merumuskan teori Manusia boleh membuat buku tentang sukses, tapi dia harus ingat, bahwa dia menceritakan buku itu adalah pengalamannya selama hidup. Dia lupa bahwa manusia tidak ada yang tahu apa yang terjadi esok hari. Dia menulis adalah dengan pengalamannya sendiri. Pengalaman adalah masa yang lalu, dan bisa jadi pengalamannya tidak bisa diterapkan di zaman sekarang karnea ada perubahan2,  Atau tidak bisa diterapkan di tempat lain karena berbeda situasi.
Tapi yang pernah menulis tentang sukses hidup mereka berkata lain, mereka menganggap sukses adalah dengan sukses materi dan dunia. Menjadi orang kaya dan sebagainya. Sisukses kemudian mati, dan meninggalkan buku sukses di belakangnya. Si sukses hanya melewati sebuah episode yang ada dalam kehidupannya, yaitu episode dunia kerja dan usaha. Mungkin dia menjadi tua, dan menikmati hasil bukunya. Serta menikmati hasil dari kekayaannya yang tersisa.
Tapi saat dia menulis buku, dia belum pernah memasuki alam akhirat. Ketika dia wafat pun dia tidak bisa kembali ke alam dunia. Dia tidak bisa menceritakan kisah yang dialaminya di alam kubur. Tentang kehidupan yang dialami di akhirat. Sedangkan kehidupan akhirat tidak bisa dipisahkan begitu saja daripada dunia. Adanya mati adalah rangkaian hidup manusia yang tidak bisa dipungkiri lagi. Setiap orang akan mati. Nah kemana dia akan pergi setelah mati?
Apa yang terjadi pada diri manusia setelah dia mati? Ini pertanyaan penting nan mendasar dalam masalah hidup. Dan hidup ini penuh dengan ketidakadilan dalam segala hal. Ada yang berkesempatan besar, ada yang tidak memiliki kesempatan, bukan karena salahnya, tapi dia hanya terkena imbas dari kebijakan politik, yang menyebabkan keluarganya menjadi miskin .
Rasanya mustahil jika mati merupakan akhir dari hidup ini. Pasti ada kehidupan setelah mati nanti. Allah sudah memberitahukan kepada kita tentang gambaran utuh kehidupan. Kita mencari gambaran kehidupan jangan dari manusia yang dirinya sendiri masih berjuang hidup, dari manusia yagn tidak tahu. Gambaran hidup semestinya dicari dari Allah Tuhan Alam semesta yang tahu segalanya. Tahu apa yang terjadi hari ini, dan tahu apa yang terjadi esok hari. Allah sudah memberikan gambaran tentang hidup ini dengan jelas. Setelah kehidupan dunia ini akan ada kehidupan akherat. Dimulai di alam kubur, sampai nanti kiamat, berakhir di keabadian. Bisa abadi di sorga, bisa abadi di neraka. Umur dunia ini begitu panjang dibandingkan dengan umur kita. Kita lahir di dunia, dunia sudah ada. Sudah lama ada. Sudah lama ada orang hidup sebelum kita.
Sementara manusia zaman ini hidup hanya 70 80 tahun saja. Lalu menuju alam akhirat. Sebenarnya dia tidak mati. Tapi hanya berpindah alam. Mati adalah istilah dunia untuk menggambarkan orang yang selesai waktunya di dunia, dan berpindah ke alam akhirat.
Beginilah Allah memberitahukan kepada kita. Nanti akan ada alam akhirat, yang diawali dengan alam kubur. Ketika manusia mati, maka dia tidak mati sebenarnya. Dia hanya pindah alam karena tugas menanam di dunia sudah selesai.
Kemana orang pergi setelah mati?
Dia melanjutkan hidupnya di alam kubur, menunggu di sana sampai kiamat terjadi. Berapa lama dia akan menunggu? Tidak ada yang tahu. Yang jelas, sudah banyak orang yang ada di alam kubur dan menunggu.
Mulai kaum Nabi Nuh yang entah sudah berapa lama di sana, juga Fir’aun, yang sampai hari ini paling tidak sudah lebih dari 2000 tahun dia menunggu di alam kubur. Begitu juga dengan kita. Tidak ada yang tahu sampai kapan manusia ada di alam kubur.
Tapi ada yang menarik. Ternyata penantian di alam kubur bisa jadi lebih lama dari masa hidup itu sendiri. Usia fir’aun tidak lebih dari 500 tahun. Tapi dia sudah menanti di alam kubur selama 2000 tahun lebih. Berarti masa kita tinggal di dunia ini begitu pendek dan sempit. Kita hidup 80 tahun di dunia, tapi menanti di alam kubur lebih dari usia kita. Maka sungguh pendek usia kita.
Kita menunggu di alam kubur sampai hari kiamat tiba. Kita bangun dari tempat tidur kita. Berapa lama hari kiamat? Berapa lama masa hari kiamat mulai bangkit dari kubur hingga masuk ke sorga/neraka?
Tidak ada yang tahu. Karena hitungan hari akan berubah. Satu hari di dunia adalah dua puluh empat jam adalah dari hitungan terbit matahari hingga terbit kembali esok harinya.
Pada hari kiamat tidak ada matahari dan bulan. Hitungan hari pun berubah. Entah sampai kapan kita berada di hari kiamat nanti, sampai ke sorga dan neraka.
Berakhir di sorga atau neraka. Kemudian yang ada adalah keabadian. Baik keabadian di sorga maupun keabadian di neraka. Abadi, tanpa batas waktu. Selamanya di sorga, atau di neraka. Bagi kaum muslimin yang terpaksa harus masuk neraka, maka cepat atau lambat dia akan kembali ke sorga lagi. Karena dia memiliki iman, yang menjadi syarat untuk abadi di sorga.
Kelak yang abadi di neraka adalah orang-orang kafir.
Nah mari bandingkan dengan masa hidup kita di dunia. Dibandingkan dengan keabadian yang kita lalui. Dan menjadi tabiat manusia, bahwa waktu yang telah berlalu tidak akan terasa panjang. Waktu yang kita lalui selama 10 tahun, 20 tahun, tidak terasa lama, karena sudah kita lalui. Begitu juga nanti di hari kiamat, kita akan merasa hanya tinggal di dunia sehari, atau kurang dari sehari.
Ketika kita tahu bahwa kita lahir untuk keabadian. Sekali kita lahir, maka kita akan terus berjalan. Dari dunia ke alam barzakh, dari alam barzakh ke hari kiamat, lalu berakhir di sorga atau neraka.
Usia hidup kita di dunia sungguh sedikit bila dibandingkan dengan keabadian. Keabadian adalah invinity, tanpa batas. Bisa seribu, sepuluh ribu, bahkan seratus ribu tahun. Apalah artinya 70 tahun jika dibandingkan dengan keabadian? Sungguh amat sedikit. Maka ketika orang mengartikan sukses hanya dengan sukses selama 70 tahun, lalu mengabaikan perjalanan berikutnya yang akan ditempuh oleh manusia, maka sungguh keliru. Apa gunanya sukses pada 70 tahun, lalu gagal dalam keabadian? Ketika menganggap sukses adalah dengan sukses di dunia, meskipun gagal dalam keabadian, bukankah itu kesalahan fatal?
Dengan melihat gambaran keseluruhan kehidupan, yang diawali dari kelahiran di dunia, dan berakhir pada keabadian di sorga atau di neraka, kita jadi memiliki gambaran utuh, dan tidak melihat dengan sempit. Hasil kesimpulan yang keliru muncul karena data yang keliru. Ketika hanya melihat kehidupan dunia ini sebagai akhir dari kehidupan, maka dia akan memiliki kesimpulan keliru. Tapi ketika melihat kehidupan dunia dengan pandangan keseluruhan, maka orang akan bisa memiliki pandangan yang bijak dan luas.
Sukses yang sejati adalah sukses dalam keabadian. Dan resiko yang ditanggung adalah terlalu besar. Yaitu keabadian. Ketika gagal, maka akan merasakan abadi dalam gagal. Ketika sukses, maka akan merasakan abadi dalam sukses. Sukses adalah bagaimana agar sukses dalam abadi. Sukses adalah bagaimana cara merasakan kebahagian dalam abadi. Bukan menikmati kehidupan yang sementara, tapi sengsara pada kehidupan abadi.
Dan Allah menggariskan bahwa dunia ini adalah tempat untuk menanam, Dunia bukan tempat menikmati. Dunia adalah tempat menabung amalan untuk keabadian. Inilah yang digariskan Allah. Maka sukses di dunia adalah ketika kita menepati tugas kita di dunia. Sukses di dunia bukanlah sukses secara finansial. Bukan kaya. Bukan populer. Tapi sukses dunia adalah ketika menggunakan waktu untuk menggapai sukses abadi. Yaitu masuk ke dalam sorga.
Inilah yang dipahami oleh sahabat Nabi shallallahu alaihi wasallam, inilah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad kepada sahabatnya, yaitu sukses bukan kaya, tapi sukses adalah kekal dalam kenikmatan abadi di sorga. Maka Mi’dan bin Abi Talhah Al Ya’muri, bertanya kepada Tsauban, tentang amal yang dapat membuatnya masuk ke sorga. Maka Rabi’ah bin Ka’ab ketika ditawari untuk meminta yang dia mau, dia meminta sorga.
Jawaban Nabi shallallahu alaihi wasallam terhadap Tsauban dan jawaban Nabi shallallahu alaihi wasallam kepada Rabi’ah adalah sama. Shalat. Perbanyak shalat jika ingin mendekat ke sorga.  Shalat itulah yang menjadi kunci sukses untuk menghadapi dunia ini. Agar perjalanan 70 tahun kita di dunia ini berujung kepada sukses, dan kita melalui sisa umur kita dengan bahagia dalam keabadian.
Mengapa Shalat? Ini pertanyaan besar. Mengapa nabi menjawab shalat? Mengapa shalat bisa membawa ke sorga? Mengapa shalat dapat menjauhkan diri dari neraka?
Ibaratnya, siapa pun anda, sukses bisa anda raih. Asal anda meraih jalannya. Asalkan anda shalat dengan benar, anda bisa sukses. Ini sudah jaminan Allah. Anda kaya, ketika anda shalat dengan benar, maka anda akan sukses di dunia. Anda akan menjadikan harta anda sebagai kendaraan menuju akhirat yang mempercepat jalan anda ke sorga. Bagi yang miskin, anda akan memaksimalkan kemampuan anda untuk mencari sorga.
Anda akan bertemu si kaya di sorga. Perjalanan hidup yang 70 tahun ini akan menjadi bagaikan anak tangga yang dinaiki dalam rangka berjalan ke sorga. Setiap hari semakin mendekat ke sorga. Setiap hari menaiki anak tangga kebaikan, terus naik dan meninggi, sampai di hari terakhir keberadaan kita di alam dunia, itulah hari terbaik dalam hidup kita.
Draf tulisan, daripada disimpan lebih baik dishare.

Check The Label : Boikot Produk Israel

Mendukung Palestina tidak hanya dapat dilakukan dengan mendukung perlawanan PLO, Hamas dkk, gerakan memboikot, sanksi, dan divestasi produk Israel dan produk dari perusahaan yang mendukung/berkaitan dengan Israel.

Salah satunya dapat di liat di gerakan Check The Label yang berkampanye memboikot kurma yang dihasilkan Israel dari tanah yang di duduki secara Ilegal di tepi barat.

selain itu, banyak hal yang dapat dilakukan untuk mendukung gerakan BDS ini, dari boikot produk, boikot akademis, sampai kampanye agar mengeluarkan Israel dari keanggotaan FIFA.

Cuma ya itu... buat yang permisif.. mikirnya emang ngaruh.. bukannya malah membuat ekonomi kita ambruk dll.. padahal gerakan ini udah bikin salah satu produsen kosmetik Israel Ahava menutup tokonya di Inggris...

yo.. lakukan yang kita mampu.. selama ada penggantinya yuk ikutan #BDS






Next Read :

Friday, June 5, 2015

Sourceforge dan Mahalnya Kepercayaan

Sourceforge.net sepertinya sudah mengingkari pentingany kepercayaan dalam bisnis berbasis jasa atau servis seperti yang dilakoninya dengan menyediakan penyimpanan online untuk proyek-proyek open source.

Dulu awalnya sourceforge.net merupakan tempat terpercaya untuk donlot aplikasi FOSS karena memang berkas binari yang disediakan dapat dipastikan asli dari developernya tanpa ada tambahan adware/malware/advertisingware seperti tempat donlot aplikasi yang lain seperti download.com dll.

Tapi, sekarang sepertinya mesti dipikir pikir ulang kalo mau donlot dari sourceforge, karena skema mencari uang mereka sudah berubah, diakui atau tidak, sourceforge ikutan model tempat donlot lain yang menyediakan donlotan tapi menyertakan ekstra aplikasi yang kadang tidak dibutuhkan oleh pengguna (pendonlot) via program yang disebutkan sebagai devshare. Tapi program ini memicu kontroversi yang akhirnya menyebabkan dua proyek opensource ternama hengkang dari sourceforge.net yakni VLC dan GIMP-WIN, pada tahun 2013.

Program devshare ini juga diakui oleh pengembang filezilla sebagai salah satu mitra terbaiknya sourceforge.net. Kalo ga percaya coba donlot aja filezilla di sourceforge seperti gambar ini :


kalo diliat, di kotak donlot Filezilla ada tulisan installer enabled, itu tanda kalo filezilla ikutan program devshare, dan kalo di klik akan menggiring pemirsa ke tempat lain alias ga langsung donlot filezilla nya.

Selain itu, ada kebijakan dari sourceforge yang rada bikin miris juga yakni mengambil alih proyek-proyek yang dipindah ketempat lain alias ga make lagi sourceforge sebagai alat untuk menyebarkan software mereka, atau proyek opensource yang bukan di host di sourceforge juga dapat saja di mirror oleh mereka, maksudnya baik sih, yakni menyediakan para pemirsa aplikasi yang ada, tapi karena kasus GIMP-WIN yang berkas binari nya diisi malware dan fakta bahwa yang memegang kendali atas mirror itu adalah staff dari sourceforge.net ditambah lagi postingan sourceforge ini rasanya kudu mulai waspada kalo donlot dari sourceforge.


"Mirror project are sometimes used to deliver easy-to-decline third party etc... " nah kan.. apa dibilang :D

Terakhir mereka (sourceforge.net) bikin blog post yang menyatakan menghentikan ngebundle aplikasi yang di donlot via sourceforge dengan aplikasi yang menjadi sponsor mereka, dan hanya akan memasukkannya di aplikasi yang ikutan opt-in atau ikutan program mereka itu.. ( nah ngaku juga kan), tapi apakah ini mampu menyakinkan para pengembang dan pengguna FOSS khususnya untuk kembali memakai jasa sourceforge? saya mikir seribu kali lagi deh :D


next read  :

Wednesday, June 3, 2015

MENTERI AGAMA RI MINTA MAAF

MENTERI AGAMA RI MINTA MAAF

Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan permohonan maaf terkait kontroversi yang timbul di masyarakat terkait qiroah Al-Qur'an menggunakan langgam Jawa.
Permohonaan maaf tersebut disampaikan Lukman saat menerima Delegasi sejumlah Ulama dan Tokoh perwakilan Ormas Islam di kantor Kementerian Agama Jakarta, Kamis (28/5).



Nampak hadir dalam pertemuan tersebut, KH. Syeikh Misbahul Anam Attijani (Ketua Dewan Syuro DPP FPI), KH. Ahmad Shobri Lubis (Ketua Umum DPP FPI), Ust. Slamet Ma’arif (Ketua Bidang Hisbah DPP FPI), KH. Ir. Muhammad Al-Khaththath (Sekjen FUI), Ust. Abu Jibril (Majelis Mujahidin), DR. Ahmad Annuri (DDII), dan Ust. Budi Darmawan (HTI), serta beberapa utusan Ormas lainnya.

Kehadiran para Ulama dan Tokoh tersebut adalah untuk mempersoalkan kebijakan Menag yang membolehkan bacaan Al-Qur'an dengan langgam Jawa pada peringatan Isra Mi'raj di Istana negara beberapa waktu lalu.

Ketum FPI KH. Ahmad Sobri Lubis menyampaikan sambutan pembuka dari Delegasi. Beliau dengan santun dan wibawa menjelaskan maksud kedatangan para Ulama dan Tokoh dari berbagai Ormas Islam.

KH. Ir. Muhammad Al-Khaththath dalam forum tersebut menyatakan ketidak-setujuannya Al-Qur'an yang dilantunkan dengan menggunakan langgam Jawa. “Saya sebagai orang Jawa saja merasa tidak enak mendengar Al-Quran dengan langgam Jawa, apalagi yang bukan orang Jawa,” ujarnya. Al-Khaththath menilai, qiraat dengan langgam Jawa sudah kebablasan. Parahnya lagi, kini sudah ada tilawah dengan seriosa. Ini lebih berbahaya lagi.
Sementara itu, KH. Syeikh Misbahul Anam Attjijani (Ketua Majelis Syuro DPP FPI) mendesak Menag untuk tidak meneruskan tradisi berupa qiraat Al-Qur'an dengan langgam Jawa tersebut. Ia juga meminta Menag untuk bertobat kepada Allah SWT.
“Jangan ulangi lagi, ini adalah pelecehan agama Islam, taubatlah kepada Allah SWT, dan mintalah maaf kepada umat Islam atas kekeliruan ini,” tandas Kyai Misbah.
Sementara Ust. Abu Jibril dari MMI memperingatkan Menag tentang Bahaya Bid'ah yang sesat lagi menyesatkan sambil mengutip sejumlah ayat dan hadits.
MENAG RI BERKELIT
Menag mengakui bahwa Baca Al-Qur'an dengan langgam Jawa bukan otoritasnya, sehingga ke depan ia akan serahkan kepada mayoritas Ulama untuk memutuskannya, apakah Langgam Jawa tersebut harus dihentikan atau boleh dilanjutkan. Menag berjanji akan ikut putusan Mayoritas Ulama.
Para perwakilan Ormas protes keras, mestinya sebelum diangkat ke ruang publik, harus diputuskan dulu oleh mayoritas Ulama, bukan sebaliknya. Dan jangan juga Menag yang buat masalah, kini cuci tangan menyerahkan kepada para Ulama untuk "memperdebatkannya" atas nama penyelesaian masalah.
Soal permintaan taubat, Lukman berkelit bahwa hal itu sudah dilakukan setiap hari dengan membaca Istighfar setiap selesai sholat.
Soal pelecehan, Lukman berkelit lagi dengan dalih bahwasanya Kementerian Agama memperdengarkan pembacaan Al-Quran dengan langgam Jawa ke masyarakat untuk memperkenalkan kekhasan Islam Nusantara, sama sekali tidak memiliki niat untuk melecehkan Al-Quran atau pun memecah persatuan umat.
Soal penampilan di TV, lagi-lagi Lukman berkelit bahwa ia berani menampilkannya di TV karena ini hanya masalah Khilafiyah. Lukman mengaku bahwa sebelumnya sudah konsultasi dengan sejumlah Ulama. Dan dia pun mengakui bahwa para Ulama yang dirujuknya berselisih pendapat alias Khilafiyah. Bahkan dia mengaku bahwa Baca Al-Qur'an dengan langgam Jawa pernah juga diperdengarkan kepada Qori-Qori Internasional, mereka tidak mengatakan tidak sah, tapi menyebutnya "aneh".
Para perwakilan Ormas protes keras lagi, justru karena masalah Khilafiyah yang diperselisihkan Ulama, dan ditambah lagi merupakan sesuatu yang tidak lazim, bahkan aneh, mestinya lebih tidak boleh dipertontonkan secara demonstratif di Istana Negara melalui siaran TV secara nasional ?! Dan walau pun Menag punya niat baik, tapi harus diserta amal yang baik. Faktanya, perilaku Menag telah menyulut Fitnah dan Perpecahan umat Islam.
BAHAYA LANGGAM JAWA
DR. Ahmad An-Nuri dari DDII berpesan, hendaknya Menteri Agama jangan menambah-nambah lagi persoalan umat yang sudah pelik. Karena itu meminta agar qiraat dengan langgam Jawa dihentikan.
DR.Ahmad Annuri adalah seorang Ahli Langgam Al-Qur'an, dan Desertasi Doktornya adalah tentang Langgam Bacaan Al-Qur'an. Bahkan juga seorang yang sangat fasih dengan Langgam Jawa yang biasa dibawakan dalam acara pertunjukkan Pewayangan dan Pedalangan, karena beliau pernah sekolah Pedalangan.
DR. An-Nuri dalam pertemuan tersebut mengemukakan beberapa catatan penting dan menarik, antara lain :
Pertama, sangat prihatin dan menyesalkan bahwa Bacaan Al-Qur'an dengan langgam Jawa dilakukan di Istana Negara, sehingga mengesankan bahwa itu halal dilakukan dimana saja.
Kedua. Tilawah langgam Jawa tersebut lebih besar mudharatnya karena tidak mencapai tujuan dibacakannya Al-Qur'an yakni agar pendengar mendapatkan keberkahan dan kekhusyuan.
Beliau pun menyampaikan data bahwa pembacaan tilawah langgam Jawa ini pernah dilakukan di rumah dinas Menteri SDA, dan tatkala Al-Fatihah dibaca, baru baca "Bismillaah" saja para pendengar langsung ketawa semua. Bukan kekhusyuaan yang diperoleh tapi ketawa semua dan ini "pelecehan".
Kalau kemarin di Istana terkesan khusyu itu karena acara kenegaraan, bukan karena bacaan Al-Qur'annya. Buktinya, setelah dari Istana, hari Rabu berikutnya Yasser Arafat baca lagi Al-Qur'an dengan langgam Jawa di tempat lain dan memunculkan perdebatan sengit, bukan kekhusyuan.
Ketiga. Salah seorang guru dalang dari Dr. An-Nuri juga memprotes bacaan Yasser Arafat karena merusak pakem pedalangan dan merusak Not Nada Dalang. Dan Not Dalang tidak bisa dikombinasikan dengan Langgam Al-Qur'an, sehingga jika iramanya ikut Tajwid maka Not Dalang rusak, sebaliknya jika ikut Not Dalang maka Tajwid yang rusak.
Keempat, andai pun Baca Al-Qur'an dengan langgam Jawa tidak merusak tajwid, tapi jika dibaca dalam Sholat akan merusak kekhusyuan Sholat.
DR. An-Nuri yang juga Qori tapi sekaligus pernah sekolah pedalangan, dalam pertemuan kemarin mencontohkan bahwa bacaaan "Amiiin" makmum itu tergantung bacaan "Waladhdhoolliiiin" dari Imam. Beliau pun membaca Al-Fatihah dari "Ghairil Maghdhuubi 'Alaiihim Waladhdhoolliiiin" dengan iramaa Syaikh As-Sudais yang secara spontan diikuti "Aamiiinn" oleh para hadirin, termasuk Menag.
Lalu DR. An-Nuri membacanya dengan bacaan langgam pedalangan yang tidak diikuti "Amien" oleh hadirin karena aneh dan kacau, Menag pun melongo. DR. An-Nuri langsung minta maaf karena beliau terpaksa melanggamkan dengan langgam Jawa hanya untuk menunjukkan mudharatnya, bagaimana Makmum akan bingung membaca "Amien" nya, apalagi yang bukan Jawa.
Kelima, menanggapi Menag yang menyatakan bahwa Yasir Arafat telah mentash-hih bacaan langgam Jawa kepada Rektor IIQ, Prof.DR. Ahsin Sakho, maka DR. An-Nuri menerangkan bahwa beliau punya hubungan baik dan sangat dekat dengan DR. Ahsin Sakho, bahkan buku beliau tentang Murottal diberi kata pengantar oleh Dr. Ahsin Sakho yang Ahli Qiroo-aat Tujuh. Namun DR. Ahsiin Sakho bukan Ahli Langgam Al-Qur'an, sehingga tidak bisa dijadikan rujukan. Yang bisa dijadikan rujukann dalam irama/nagham adalah Mantan Menag Prof DR. Said Agil Al-Munawwar, KH. Mu'ammar ZA dan DR. Muhsin Salim.
MENGAKU SALAH DAN MINTA MAAF
Setelah dinasihati dan diperingatkan oleh para Ulama dan Tokoh yang hadir dalam pertemuan dengan dalil-dalil Al-Qur'an dan As-Sunnah, akhirnya Menag mau mengakui kesalahan dan kekeliruannya.
"Ini mungkn ijtihad saya salah ketika membawa ini ke ruang publik. Ini semata karena ketidak-tahuan saya. Sekarang kenyataan saya baru mengerti, Tentu saya pertama meminta maaf " ujar Lukman.
Selanjutnya, Menag terus mengulang-ulang permohonan maafnya atas sikapnya yang telah menimbulkan keresahan dan perpecahan di tengah masyarakat. Dan berjanji untuk tidak mengulanginya.
DPP FPI di akhir pertemuan dengan Menag RI kemarin menyerahkan Bundel dengan judul AHLUS SUNNAH vs AHLUL FITNAH yang berisi semua artikel Imam besar FPI Habib Muhammad Rizieq Syihab di Web dan Akunnya, sekaligus dilengkapi juga dengan LAMPIRAN DALIL yang memuat kutipan-kutipan dari berbagai kitab tentang Bacaan Al-Qur'an dengan Langgam selain Arab. Berikut arsipnya :
Lihat >> http://pdfsr.com/pdf/langgam-dalam-alquran
Alhamdulillahi Robbil 'Aalamiin ...
(Laskar Cyber FPI)