Thursday, February 26, 2015

Ah... slack.com You Very UncOOOOOL :D


Ada perusahaan baru, dengan status juga baru.. pake nama dan lambang yang mirip sama nama dan lambang proyek FOSS yang sudah lama... tapi ngelarang orang lain make logo dan nama yang mirip atau menggunakan namanya .... minta dipitess nih ... hehehe...

kenalkan slack.com yang lambangnya/logonya mirip crunchbang dan namanya mengandung kata dari slackware.com... hala.....







ah.. mr. Stewart your company is very uncoooolll because using logo similar to crunchbang and a word from slackware.com

ah... very uncoooool company :

next read :

Wednesday, February 18, 2015

Ikan bumbu kuning padang

bahan
- 1ekor ikan tuna potong
- 2 tomat iris
- kemangi sesuai selera
- 2 batang serai memarkan
-3 cm lengkuas memarkan
-5 lembar daun salam
- 5 lembar daun jeruk
-2 buah pekak atau bunga lawang
- 3 buah asam kandis
- santan kental saya pakai kara yg sachet kecil
135ml
- garam dan gula secukupnya
bumbu yg dihaluskan
- 10 siung bawang merah
-6 siung bawang putih
- 3cm kunyit
-3 cm jahe
-sejumput ketumbar
cara memasak
1. tumis bumbu halus, masukkan serai, pekak,
daun jeruk, lengkuas, daun salam. tumis hingga
harum
2. masukkan air secukupnya. ikan3. setelah mendidih masukan asam kandis, tomat,
dan kemangi.
4. masukan santan, garam dan gula. masak hingga
matang. matikan kompor dan sajikan


Sunday, February 15, 2015

Penipuan berkedok Undian Teh Gelas



Hoee... dapat Mobilio...... pengen banyak sih.... deh....

masih ada juga sindikat penipuan dengan modus operandi nyebar kupon palsu ke rumah rumah.
kemudian disuruhnya Nelpon terus main hipnotis layaknya.

kayak pagi ini nemu kupon undian yang mengatasnamakan produk Teh gelas.

Kapan saya beli Teh gelas.. kok ada kupon disini...

yang paling edan itu nyatut para pejabat POLRI, Ditjen Pajak sama Depsos.

kalo buat yang ngerti sih ga masalah lha kalo ada yang sampe ngirim duit....

Saturday, February 14, 2015

First Glance Gobolinux 015


Gobolinux termasuk salah satu "badboy" di dunia Unix/UnixLike karena mbalelo dari jargon yang udah ditetapkan khususnya di pengaturan berkas nya alias di hirarki filesystem nya yakni melanggar standar yang sudah ada sesuai Filesystem Hierarchi Standard aka FHS...

di Gobo mengadopsi sedikit layaout dari sistem berkas nya MacOS karena ga adalagi itu pohon berkas sesuai FHS yang kayak ini :
/
-/home
-/bin
-/sbin
-/etc
-dll

tapi berkas sistem dikelompokkan berdasarkan fungsinya, nah kalo program ya ditaro di /Program , /System, /Data, /User dll... yang fresh install sistem pemberkasan Gobolinux kayak ini deh :


Filesystem Gobolinux

coba bandingkan sama punya Mac OS X ini :

rada mirip bukan....
nah setelah sekian lama hiatus, tahun 2014 kemarin, Gobolinux mengeluarkan rilis terbarunya yakni yang versi 015 yang mengadopsi Enlightenment 0.18 sebagai default Desktop Manager nya.... cuma ya itu, Gobo hanya menyediakan versi 32 bit aja.

Installnya gimana? gampang kok, Gobolinux 015 udah memanfaatkan livecd sebagai sarana instalasi, tapi emang musti terbiasa dengan cara install berbasis text ncurses yang mirip banget sama punya nya Slackware (yang pernah make slackware pasti ga kesusahan deh) :D
yah segitu dulu ya? cara instalasi nya menyusul.... sibuk saya wkwkwkwk

 next read :

Friday, February 13, 2015

Kopi Nyamnyam ala Sragen

nyari kopi yang enak menurut lidah saya di Sragen-Tina itu rada susah, karena memang kultur JawaSolo di sini bukan penikmat kopi. kalo di warung makan biasa (bukan spesialis kopi) ya disuguhinya Kopi KapalApi atau nescafe. Berbeda dengan kedai kopi ala Lahat atau Aceh yang kesohir itu...

Maka, kalo mau ngopi ya saya bikin sendiri, Itupun nyari kopi bubuk yang maknyess disini itu susah... (nasib kota nanggung). Kalo pas les Solo saya yakin nempil kopi bubuk yg merk espresso itu... lumayan lah dikantong dan lumayan rasanya..

Kalo ga ya maksimal paling enak kopi instan Indocafe yang original blend... (ada sih cafe.. di sragen tapi...)

Nah, karena itu akhirnya nemu resep kopi yg lumayan enak menurut saya yakni nyolong resep nya qahwa alias kopi plus Cardamom... hehehe....

Nih gambaran nya ....



itu yg putih putih itu cardamom alias KAPULAGA...

nah resep nya sederhana aja :

bahan
2 gr Kopi instan (1 Indocafe saset)
1 butir biji kapulaga
air secukupnya.
Gula merah secukupnya

penyajian
1. geprek kapulaga dan masukkan ke cangkir bersama kopi instannya
2. tuang air mendidih dan aduk
3. sajikan dengan tambahan potongan gula merah
4. agar rasa kapulaga tidak terlalu keras, ambil biji kapulaga nya setelah 5 menit

Thursday, February 12, 2015

Tertipu : Edisi Flambe


Saya itu kadang suka coba-coba distro linux yang tidak biasa alias yang ga mainstream, semisal yang make Desktop Environment yang bukan DE yang tidak biasa seperti yang  make WindowMaker atau yang kali ini saya coba make Enlightment rilis terbaru (E19), karena biasanya di distro-distro yang mapan, Enlightment itu paling banter baru E17, yang kalah bling bling jika dibandingkan Gnome 3 atau  KDE.

Friday, February 6, 2015

Update Aplikasi SAS 15.0.3




Akhirnya datang juga yang ditunggu-tunggu.. perbaikan Aplikasi SAS (Sistem Aplikasi Satker) yang di versi 15.0.2 bermasalah di LPJ  Bendahara dan DRPP nya... alhamdulillah diperbaiki dalam rilis versi 15.0.3 ini semoga... karena saya juga masih donlot dan belum coba :D

berikut ini release note Aplikasi SAS 15.0.3 dari para pengembangnya cekidot....

* Update SAS 15.0.3
  - Perbaikan Karwas PNBP
  - Perbaikan menu RUH SPP terkait DRPP
  - Perbaikan Modul Bendahara Pengeluaran
    # Penambahan kode transaksi 39,40,41,42,43
 # Penambahan validasi Cetak LPJ
 # Perbaikan error RUH Transaksi
  - Perbaikan Modul Bendahara Penerimaan
    # Perbaikan proses pembuatan Berita Acara Bendahara Penerimaan
 # Penambahan Import ADK Simfoni pada RUH Transaksi
 
Tinggal nunggu SAIBA nih... belum nongol juga.... ganbatte para pengembang...
 
PS: 
silahkan donlot update dari ftp resmi Ditjen Perbendaharaan
ftp://ftp1.perbendaharaan.go.id/aplikasi_instansi/Aplikasi_2015/SAS/Update_SAS_15.0.3/ 


berita terbaru : versi ini tidak dapat mengirim ADK LPJ.. so jangan di timpa yang versi 15.0.2 ya...
 
 
 

Thursday, February 5, 2015

Image : Twin Tropical Cyclone



Tanggal 28 Januari 2015 ternyata lumayan spesial kalo di lihat dari ruang angkasa, karena di samudera hindia terbentuk dua Badai Tropis yang cantik namanya Diamondra dan Eunice... dan menciptakan foto yang menarik yang terekam oleh satelit milik badan meteorologi Jepang, EUMESTAT dan NASA.

Menariknya kedua badai ini tidak akan menyatu karena jarak antara kedua inti bada terlalu jauh...

monggo dinikmati gambarnya... asal jangan nyampe Indonesia aja...
video


sumber :

Wednesday, February 4, 2015

ANTARA LHI DAN PARA DEWA DI KPK

belum lama ini kita di ramaikan oleh hastag #saveKPK dan #tolakKriminalisasiKPK, hastag dengan pendukung yang sangat besar di social media bahkan memberi pengaruh yang sangat jelas di masyarakat menarik bagi saya, seolah kita membicarakan para dewa, dan saat ini analogi tentang para dewa di KPK ada beberapa catatan yang saya baca,dari begitu cepatnya berita dan peristiwa yang terjadi pada para dewa di KPK ini dan saya berikan perbandingan dengan gambaran peristiwa yang dahulu terjadi dan menjadi bahan yang booming di KPK yaitu tentang kasus LHI :

1. tentang kalimat saya di #fitnah baik bambang widjayanto ataupun abraham samad sering katakan 'saya di #fitnah' oleh kasus yang sudah lama terjadi dan oleh foto foto rekayasa kemesraan dengan para wanita http://m.news.viva.co.id/news/read/584303-serangan-terbaru-untuk-abraham-samad--foto-di-ranjang

dahulu ada sebuah berita yang cukup dibuat booming di seluruh media mainstream termasuk media tempe, contohnya ini

http://m.tempo.co/read/news/2013/01/31/063458104/Gratifikasi-Seks-Presiden-PKS-Tersenyum

booming berita yang akhirnya terjawab dengan # fakta persidangan, yang bersama dengan maharani di hotel le meridien adalah AF alias ahmad fathanah adakah sebuah teriakan dan perlawanan dari seorang bernama LHI dengan perkataan saya di #fitnah atas tuduhan propaganda media dan KPK terkait pembangunan opini kepergok dikamar hotel dengan seorang wanita bernama maharani

2. terkait perubahan materi pasal gugatan praperadilan KPK menolak dan melawan perubahan materi gugatan sidang praperadilan dengan cara tidak menghadiri jalan acara persidangan praperadilan yang dilakukan tim pengacara budi gunawan

http://m.antaranews.com/berita/477656/ini-alasan-kpk-tidak-hadiri-sidang-praperadilan-bg

lalu saya berikan tentang peristiwa dahulu yang dilakukan KPK kepada LHI sebagai sebuah contoh langkah pembanding tindakan hukum yang diterapkan

http://m.kompasiana.com/post/read/574198/1/eksepsi-lhi-ditolak-hakim.html

perubahan pasal dari pasal penerima suap menjadi pasal pencucian uang merupakan sebuah upaya festivalisasi kasus yang ada di persidangan pun ternyata terbukti LHI tidak terkait pada setiap aset yang disita dan pasal yang dituduhkan jaksa penuntut hukum KPK; jaksa penuntut KPK hanya memakai dasar informasi katanya dan yang penting dijeratkan lalu apakah LHI dan tim pengacaranya melawan dan menolak proses persidangan yang dijalankan dengan menolak hadir

3. penahanan langsung (menolak) bambang widjayanto memang hebat, menolak ditahan dan bisa langsung keluar dengansebutan pejuang kebenaran sementara LHI mungkin lebih 'istimewa' langsung ditahan layaknya pelaku pelanggar hukum berat yang ditakutkan kabur dan menghilangkan barang bukti lalu pertanyaannya apa beda nya LHI dengan emir moeis (PDIP), sutan bhatoegana (demokrat) bahkan dengan BW (KPK) sekalipun toh, sama sama di kenakan pasal dakwaan tetapi mengapa nasib mereka beda dengan LHI? begitu besarkah 'istimewa' nya seorang LHI dimata KPK, hukum dan media diluar semua tanya yang sampai detik ini tak terjawab oleh lembaga dengan slogan 'kita buktikan dipengadilan' yaitu KPK;

saya pun kembali mengingat:

1. siapakah bunda putri dan sengman tjahja kemana kah tindak lanjut KPK kepada diri seorang bunda putri dan sengman yang jelas disebutkan persidangan

2. lalu adakah hasil pemeriksaan pada thony saut situmorang (anggota BIN/ foto tengah) yang juga pernah mengajukan diri menjadi calon ketua KPK 2007 sekaligus konsultan penyidik KPK | yang secara #fakta disebutkan dipersidangan sebagai pihak yang berperan menyewakan rumah lewat ahmad fathanah kepada darin mumtazah?

3. kemana kah elda devianne adiningrat sebagai inisiator laporan kasus suap impor sapi yang kini tak jelas proses dipersidangannya?

4. kemanakah si maharani wanita kunci yang menjadi sebab musabab awal penangkapan kasus dan festivalisasi pembangunan opini wanita dibalik kasus suap impor sapi?

Andai BW atau samad bisa berdiri tegak dibalik tembok bernama KPK lalu memposisikan diri dengan label 'KRIMINALISASI' lalu bagaimana dengan LHI yang sampai akhir persidangan pun terbukti tidak menerima uang suap 1 milyar yang dituduhkan KPK (karena fakta persidangan membuktikan fathanah lah penerima uang 1 milyar, dan KPK memakai asumsi katanya fathanah)



fathanah pun menangis dipersidangan bahwa dirinya lah yang sering mencatut nama LHI kebenaran hukum manalagi yang harus dibutuhkan apakah karena dirinya berada dalam lembaga anti korupsi maka dirinya berhak mendapatkan keistimewaan. Bedakah LHI dengan para dewa di KPK itu kawan?



@bang_dw

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10200117835745813&id=1748016306&_rdr&fbt_id=10200117835745813&lul&ref_component=mbasic_photo_permalink_actionbar#s_07178ef60f951a16879c0888b09b5f3c

Tuesday, February 3, 2015

Menakar Daya Tahan Generasi Ketiga Ikhwanul Muslimin

By: Nandang Burhanudin

185 tokoh sentral Ikhwan terancam eksekusi mati. Orang-orang beken Mesir mulai guru besar hingga penyumbang medali dunia kini mendekam di penjara kudeta. Dituduh teroris, divonis mati, dipecat dari kampus, pekerjaan, bahkan status kewarganegaraan. Ribuan orang mati, dibantai tanpa peduli tua muda atau anak belum dewasa. Bahkan seorang pahlawan perang 1973, beberapa perwira militer peraih penghargaan bintang, digerus hingga mampus.

Tidak seperti Salafy An-Nur yang bangga  dipuja-puji As-Sisi, bahkan membuka diri  untuk menerima caleg-caleg eks partai NDP Mubarak. Generasi muda IM terus  mengobarkan semangat perlawanan tanpa henti. Tank-tank baja dan helikopter Apache  yang dikerahkan, tak membuat surut generasi ketiga Ikhwan. Darah syuhada menjadi energi tak tertahankan. Berkobar semangat juang tak kenal patah arang. Pantas saja, junta kudeta mulai kalang kabut. Pihak aparat di lapangan makin brutal. Tapi dunia Barat baru meributkan pembantaian demonstran, saat polisi membunuh aktivis Sosialis kiri Syima As-Shabbag.

Maka senjata paling ampuh adalah memobilisasi syaikh-syaikh sulthon atau ulama-ulama suu, yang tak segan lagi memutarbalikkan dalil demi meraih restu junta kudeta. Tentang hal ini akan dibuat tulisan khusus. Apa yang menjadi pendorong soliditas kader-kader muda Ikhwan?

1. Ruh al-hurriyyah. Jiwa merdeka. Enggan menjadi budak yang menghambakan diri pada penguasa lacut. Ini masalah militansi. Komitmen dengan cita-cita dasar manusia: meraih merdeka dan menghambakan diri sepenuhnya pada Allah Ta'ala.

2. Ruh at-tamkin. Jiwa prestatif. Mereka adalah generasi yang sudah teruji di setiap aksi. Sejak lama terlatih menjadi pelayan umat dan pengabdi masyarakat. Transaksi dengan  Allah tidak lagi sekedar teori. Namun dilakukan sepenuh hati, tanpa peduli yang diperjualbelikan adalah harta dan jiwa. 

 3. Ruh al-qudwah. Jiwa keteladanan. Mereka meneladani sepak terjang baginda Nabi,  shahabat, tabiin, salafus shalih. Tidak hanya dalam ritual, namun hingga pada  pengorbanan. Keteladanan ini mereka dapatkan dari mutiara tarbiyah. Mulai dari Mursyid Aam Ikhwanul Muslimun, anggota Maktab Irsyad, hingga kepemimpinan terkecil.

4. Ruh al-'isyq. Jiwa rindu meraih syahid. Melawan Yahudi dan antek-anteknya, tak bisa dilakukan hanya dengan menebar buletin, seminar, apalagi jargon di spanduk. Melawan kejahatan perlu kejantanan. Implementasinya, syahid di medan jihad melawan penguasa zhalim. Ikhwan menahan diri untuk angkat senjata. Bukan tidak siap dan tidak mampu. Aksi damai ternyata membongkar tabir lebih dalam: membersihkan anasir jahat di dalam tubuh umat. Anasir jahat yang hingga kini membuat umat Islam tersekat dan terus sekarat. Wallahu A'lam.

Keraton Kasunanan Surakarta di Kala Senja



Menikmati senja di Surakarta memang beda, apalagi jika sambil menikmati wedang Asle asli Solo yang maknyus banget....

Tapi sebagai warga Karesidenan AD saya itu termasuk yang belum pernah masuk kedalam Keraton yang dibangun sebagai pengganti Keraton Kartasura yang habis terbakar dalam perebutan kekuasaan antara Sunan Paku Buwono II dengan Sunan Kuning dengan VOC yang mengambil untung ditengah pertikaian.

Tapi sepertinya memang tempat wisata itu menarik wisatawan yang berasal dari luar daerah karena saya juga lebih tertarik menjelajahi tempat wisata yang lokasi nya tidak dekat dari tempat tinggal.

Ngomong ngomong Wedang Asle yang mangkal di halaman Keraton ini enak lho...





oke... selamat menikmati suguhan Asle dan nuansa senja di Surakarta