Tuesday, February 22, 2011

Mengubah Tema GDM3

Bosen sama tampilan gdm3 yang itu -itu aja?kayak defaultnya squeeze yang kayak gini?


Monday, February 21, 2011

LiteStep

Litestep merupakan shell replacement program yang dapat digunakan untuk menggantikan explorer.exe sebagai shell default anda di windows. dan jangan khawatir karena Litestep merupakan aplikasi freeware serta memiliki pengguna yang lumayan banyak. Themes-themes atau skin nya juga banyak tersebar di internet, serta kalo pengen mencoba membuat themes sendiri juga tidak dilarang. Nanya di forum-forum juga oke kok.Lalu bagaimana menikmati shell ini? inilah caranya :

1. Download dulu installernya disini litestep, lalu jalankan seperti halnya menjalankan installer windows yang lain.

Saturday, February 19, 2011

Mempercantik Windows XP dengan Menggunakan Shell Replacement

Bosen sama tampilan Windows XP anda yang biru nyebelin?pengen nyoba 7 ga cukup?mo nyoba linux takut?terus gimana dong? ada beberapa cara kok, salah satunya make shell replacement program buat ngegantiin explorer yang gitu-gitu aja. Lalu shell replacement program tuh apaan aja? setidaknya ada 6 paket yang dapat dipake dan lisensi nya free software antara lain :

1. LiteStep

2. Emerge Desktop

3. GeoShell

4. SharpEnviro

5. bblean

6. ldex

untuk yang komersial antara lain :

1. Aston

Tuesday, February 8, 2011

nyoba posting gambar pake gnome-blog

wow ternyata salah, gambarnya drag en drop.. sekalian di edit ah..


___________________________________________________


tapi tetap ga keluar di blog, apa masalah komunikasi ya...?

Ngeblog Makin Asyik Pake Gnome-Blog dan Blogilo

Ga kalah sama client twitter yang lagi menjamur sperti gwibber, twitux, atau twitter client lain yang berbasis adobe AIR, ngeblog pun makin mudah dengan adanya blogger client semacam gnome-blog, blogilo, maupun choqok. bahkan ada lho blog client berbasis bash yakni bashblogger walapun kayaknya ga diterusin pengembangannya.


Nah, setelah kemarin/dinihari tadi ngeposting pake blogilo tentang SLiM pake Blogilo, maka kali ini ngeposting make gnome-blog.


Sedikit reviu tentang kesan pertama make kedua blog client ini adalah satu wah (blogilo) satunya minimalis (gnome-blog).


Memang sih, fitur dan segala kelengkapan buat format blog sangat berlimpah di blogilo, bisa nambahin gambar juga. kalo gnome-blog, simpel banget, dan cuma ada lima opsi di antar mukanya.


jadi, tergantung bagaimana anda mau ngepostnya, dan kebiasaan make KDE apa GNOME, karena kedua blog client ini bagian dari masing-masing proyek.


lalu bagaimana cara makenya?kalo install kan udah biasa ya?tinggal klak-klik, atau ketik-ketik dikit, sama download source dan ketik dikit.


Untuk memakai kedua blog client ini langkahnya sebagai berikut ini :


1. setting dulu blog anda di settingan blogilo maupun gnome-blog, terus kalo udah tinggal dioke. Mudah kok, kalo gnome-blog ada di Preferences, kalo blogilo ada di seksi Blog.


contoh



sama ini juga gnome-blog



2. setelah itu, tinggal ketik-ketik postingan anda, buat sebagus mungkin, dan kalo  bisa ditambahkan gambar,  edit htmlnya.


3. setelah oke, tinggal posting pake tombol Post Entry (gnome-blog) atau submit (blogilo), silakan tunggu.


4. kalo untuk gnome-blog mesti di edit sedikit, karena saya ga bisa setting formatnya agar rata kedua sisi..


begitulah... happy blogging...


sumber :


1. gnome-blog


2. blogilo

NB : artikel ini bisa dibaca disini 

SLiM, Login Manager Penggganti GDM/KDM/XDM

Pastinya para pengguna linux ga akan bisa lepas dari paket satu ini,yakni display manajer, kecuali yang ga perlu GUI.Fungsi utamanya login manager adalah untuk menampilkan antar muka grafis buat milih user pas login atau pas pengen jadi user lain.Nah,paket jenis ini termasuk rare item di lingkungan FOSS yang dipake di GNU/Linux karena memang tidak terlalu banyak berhubungan sama user. Berikut ini adalah  tiga login manajer yang terkenal, yakni :



1. XDM =display manager paling sepuh, setua X sendiri karena memang bagian dari X dan dbuat pada tahun 1988.Berikut cuplikan dari wikipedia :


XDM (in full, the X Window Display Manager) is the default display manager for the X Window System. It is a bare-bones X display



manager. It was introduced with X11 Release 3 in October 1988, to support the standalone X terminals that were just coming onto the market. It was written by Keith Packard.


Because of its lack of user-friendliness, users of GNOME, KDE, Enlightenment or Window Maker tend to use GDM, KDM, Entrance or wdm instead of XDM.

2. GDM = Gnome Display Manager, bawaannya GNOME.

3. KDE = bawaannya KDE.

4. yang lain kayak Entrance (bawaannya E17), wdm (windowmaker), lxdm (lxde), belum terdengar gaungnya alias jarang dipake karena memang KDE yang paling dewasa saat ini KDE yang punya KDM dan GNOOOOME yang membawa GDM sebagai default display manejer.

Tapi ga ada salahnya kok, install display manajer lain, buat sekalian iseng, akan tetapi ada beberapa persyaratannya , yakni :

1. ketergantungan sama DE nya dan library khusus DE tersebut, rendah atau bahkan independen. Contooh= kalo ga pengen install KDE dan atau paket yang tergantung sama QT/KDElib/KDEcore, ya jangan sekali-kali install KDM karena bindingnya KDE kan lengket banget.

2. pastikan mudah konfigurasinya, misal :buat ngeganti tampilannya,dsb dsb..

3. pastikan dokumentasinya lumayan dan baca dulu...

4.pastikan ada yang make...

Nah,salah satu alternatif itu adalah SLiM alias Simple Login Manager, independen, dependensinya garewel, dan mudah di konfigurasi. Lalu, cara installnya bagaimana?Tergantung masing-masing distro dong, antara lain:

1.buat arch

pacman -S slim

2. buat debian dan turunannya

sudo apt-get install slim

atau lewat aptitude/synaptic juga boleh..

3. buat Slackware :

cari dulu skript dan sourcenya di slackbuild.org, lalu install dengan cara biasa :

ekstrak dulu skriptnya

terus ketik

./slim.SlackBuild, tunggu sampai selesai, terus ketik

installpkg /tmp/slim* buat installnya.

apakah udah beres?ternyata belum (khusus slackware ya, tapi arch juga), harus di konfigurasi dulu SLiMnya sbb:

1. edit dulu file /etc/rc.d/rc.4, dan tambahin ini di atas punyanya gdm


# Try to use SLiM login manager.  This comes first, because if SLiM is

# installed, then the user probably wants to use it by default:

if [ -x /usr/bin/slim ]; then

exec /usr/bin/slim

fi


2. edit file /etc/slim.confnya biar bisa mejeng dikit, terutama dibagian ini :


current theme, use comma separated list to specify a set to

# randomly choose from

current_theme       default




ganti defaultnya dengan thema-thema yang bisa didapat di sini http://slim.berlios.de/themes01.php.

contoh, saya make thema Flat, edit jadi seperti ini

current_theme       flat



3. edit juga bagian slim.conf yang ini, untuk mengatur windowmanager yang ada di .xintrc agar tampil dan dapat dipiih (pake F1). yang duluan yang jadi default. misalnya punya saya:


# Available sessions (first one is the default).

# The current chosen session name is replaced in the login_cmd

# above, so your login command can handle different sessions.

# see the xinitrc.sample file shipped with slim sources

sessions          gnome,pekwm,wmii




oke deh, silakan logout atau reboot...

dan beginilah jadinya....



Saturday, February 5, 2011

Postingan Pertama Pake Lynx

wow ternyata bisa juga membuat postingan blog di wordpress pake Lynx, padahal ada masalah sama SSLnya, dll.. tapi yang penting masih bisa juga kok..kan yang penting bisa posting. Lalu gimana ceritanya kok make Lynx buat ngenet? lha ini masalahnya kalo make Slackware sebagai OS, ga bisa berhenti mencoba-coba, ya software ya modding desktop,atau nambah DE. Nah, Slackware kan ga kayak distro linux lain yang punya manajemen paket paket yang yahud kayak aptnya Debian, yum nya redhat, atau yastnya opensuse. Slackware cuma punya pkgtool dan slackpkg sebagai manajer paket yang tidak menangani masalah dependensi. Pkgtool lebih buat install di local, slackpkg buat sekalian update.


nah, karena itulah nambah paket itu jadi masalah tersendiri buat yang make slackware, karena mesti inget apa aja yang udah di install, apalaagi kalo installnya langsung dari kode sumber dan ga pake bantuan skript .SlackBuild.



Masalah juga datang kalo kepengen nambah DE, GNOME misalnya?Karena defaultnya Slackware itu make KDE sebagai DE utama, sama XFCE. kalo pengen ngerasain GNOME di Slackware harus nambah sendiri pake GSB,kompilasi sendiri dari sumber, atau kompilasi sendiri dari kode sumber dengan bantuan skrip SlackBot. Nah, karena saya sukanya GNOME, iseng-iseng nyoba ngebangun GNOME di Slackware64 13.1 saya dengan bantuan skript SlackBot. Berhasil memang, tapi pas pengen upgrade system, jadi berabe,daripada ribet paket ga jalan, saya uninstall semua paket tambahan pake perintah slackpkg clean-system, baru di upgrade. Nah karena itu tampilan GUInya ilang semua, lalu yang tinggal ya yang basisnya teks alias CLI termasuk ini lynx. Karena pengen ngenet, terpaksa make juga lynx.


iseng-iseng,nyoba bisa ga buat ngeposting di wordpress? ternyata bisa, meskipun rada ribet pas login. tapi kalo buat di forum yang butuh image verification kayak kaskus, ya pasti ga bisa.main pesbuk juga bisa, tapi juga sama tulisan semua.
Begitulah postingan saya selamat menikmati...